• Jelajahi

    Copyright © Warta Aceh Nasional
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Techonlogy

    Plt Kadistanbun Aceh hadiri PENAS XVII Gorontalo, Tampilkan Kopi Gayo Hingga Nilam

    Selasa, 23 Juni 2026, Selasa, Juni 23, 2026 WIB Last Updated 2026-06-23T07:46:30Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini



    GORONTALO, – Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Ir. Azanuddin Kurnia, SP, MP, IPU, ASEAN Eng, memimpin delegasi Aceh pada Pekan Nasional Petani Nelayan Indonesia XVII (PENAS XVII) 2026 di Kompleks GOR David Tony, Limboto, Kabupaten Gorontalo.


    Kehadiran kontingen Aceh mendapat apresiasi langsung dari Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, saat pembukaan. Ia menilai perjalanan jauh delegasi Aceh ke “Bumi Lumbung Jagung Nasional” mencerminkan semangat dan perjuangan petani-nelayan daerah.


    Azanuddin Kurnia menyebut PENAS XVII menjadi momentum strategis bagi Aceh untuk memperkenalkan produk unggulan sekaligus menyerap teknologi pertanian terbaru.


    “Ini ajang temu karya dan jejaring petani-nelayan se-Indonesia. Kami bawa produk unggulan perkebunan Aceh sekaligus belajar teknologi pertanian terbaru dari daerah lain,” ujar Azanuddin,, .(20/06/2026)


    Sepanjang PENAS XVII, kontingen Aceh mengikuti 4 agenda utama:


    Gelar Teknologi: Memamerkan komoditas unggulan Aceh seperti kopi Gayo, nilam, pala, dan kakao.


    Temu Wicara: Diskusi dengan Kementerian Pertanian terkait penguatan ketahanan pangan dan program hilirisasi perkebunan.


    Jejaring Petani: Membangun kolaborasi pengembangan SDM penyuluh dan petani milenial lintas daerah.


    Pameran Produk: Promosi hasil perkebunan Aceh ke petani-nelayan nasional.


    Komitmen Ketahanan Pangan

    Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail mengapresiasi dedikasi daerah terjauh seperti Aceh. Menurutnya, partisipasi tersebut bukti nyata dukungan petani-nelayan terhadap ketahanan pangan nasional.


    “Dedikasi untuk hadir di PENAS XVII ini bukti komitmen petani dan nelayan Indonesia mendukung ketahanan pangan nasional,” kata Gusnar.


    PENAS XVII 2026 mengusung tema kolaborasi untuk mewujudkan sektor pertanian dan perikanan yang maju, mandiri, dan berkelanjutan.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini