Gayo Lues - Kabar baik hadir bagi masyarakat Desa Rigeb (Aih Bobo), Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues. Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I telah menyelesaikan pembangunan tanggul sungai yang sebelumnya jebol akibat banjir besar pada akhir tahun 2025. Kerusakan tanggul saat itu menyebabkan air meluap hingga merendam dan merusak rumah warga serta area persawahan. Kini, keberadaan tanggul menjadi perlindungan penting agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Pekerjaan pembangunan meliputi tanggul sisi kanan sepanjang 700 meter dan tanggul sisi kiri sepanjang 150 meter. Tanggul yang jebol pada akhir tahun 2025 membuat aliran sungai tidak lagi terkendali sehingga menggerus kawasan sekitar dan menimbulkan kerugian bagi masyarakat. Permukiman terdampak, sementara lahan pertanian yang menjadi sumber penghidupan warga ikut mengalami kerusakan. Dengan rampungnya pembangunan tanggul, perlindungan terhadap kawasan di sepanjang sungai kini kembali diperkuat.
Bagi warga Desa Rigeb, rampungnya tanggul tidak hanya menghadirkan perlindungan fisik, tetapi juga memberikan ketenangan dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. Masyarakat tidak lagi dihantui kekhawatiran akan kerusakan yang dapat terjadi sewaktu-waktu akibat luapan sungai. Aktivitas bertani, berkebun, hingga mobilitas warga di sekitar bantaran sungai pun dapat berlangsung dengan lebih nyaman. Rasa percaya diri masyarakat untuk menghadapi musim penghujan juga semakin meningkat.
Penyelesaian tanggul ini merupakan bagian dari komitmen BWS Sumatera I sebagai perpanjangan tangan Kementerian Pekerjaan Umum dalam menjaga fungsi prasarana sumber daya air sekaligus melindungi masyarakat dari ancaman daya rusak air. Infrastruktur pengendali banjir yang andal menjadi langkah penting untuk mendukung keselamatan warga dan menjaga keberlangsungan aktivitas sosial maupun ekonomi di daerah. Dengan perlindungan yang lebih baik, dampak kerugian akibat bencana diharapkan dapat diminimalkan.
Keberadaan tanggul yang telah selesai dibangun diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Rigeb. Selain melindungi permukiman dan lahan di sekitar sungai, infrastruktur ini juga menjadi bentuk upaya menjaga keberlanjutan lingkungan dan meningkatkan ketahanan wilayah terhadap bencana hidrologi. Melalui pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan, BWS Sumatera I terus berupaya menghadirkan infrastruktur yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


