• Jelajahi

    Copyright © Warta Aceh Nasional
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Techonlogy

    Jasa Raharja dan Korlantas Polri Ajak Masyarakat Akhiri Lawan Arus, Wujudkan Budaya Keselamatan Berlalu Lintas

    WARTA ACEH NASIONAL
    Kamis, 30 Juli 2026, Kamis, Juli 30, 2026 WIB Last Updated 2026-07-30T07:25:40Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     




    JAKARTA – PT Jasa Raharja memperkuat sinergi dengan Korps Lalu

    Lintas (Korlantas) Polri dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus menekan angka kecelakaan lalu lintas melalui pendekatan yang lebih kolaboratif dan berorientasi pada pencegahan.


     Komitmen tersebut mengemuka

    dalam audiensi jajaran Direksi PT Jasa Raharja dengan Korlantas Polri di Gedung

    NTMC Korlantas Polri, Jakarta, Rabu (29/7).

    Audiensi diterima langsung oleh Kepala Korps Lalu Lintas Polri Inspektur Jenderal

    Polisi Wibowo, S.I.K., M.Hum. Hadir dalam kegiatan ini Komisaris Utama PT Jasa

    Raharja Irjen Pol. (P.) Aan Suhanan, Direktur Utama PT Jasa Raharja Muhammad Awaluddin, jajaran Direksi PT Jasa Raharja, serta Pejabat Utama Korlantas Polri.


    Direktur Utama PT Jasa Raharja Muhammad Awaluddin mengatakan, sinergi antaraJasa Raharja dan Korlantas Polri merupakan fondasi penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang kesamsatan, sekaligus memperkuatupaya keselamatan lalu lintas. Menurutnya, transformasi digital dan kolaborasi lintas instansi yang selama ini dibangun tidak hanya bertujuan menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, mudah, dan terintegrasi, tetapi juga mendorong meningkatnya kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban registrasi kendaraan bermotor dan pembayaran pajak kendaraan.


    "Pelayanan Samsat yang semakin mudah, cepat, dan terintegrasi diharapkan dapat

    meningkatkan kepatuhan masyarakat. Namun di sisi lain, tujuan besar yang ingin

    kita capai bersama adalah menurunkan angka kecelakaan lalu lintas. Karena itu,

    sinergi Jasa Raharja dengan Korlantas Polri tidak hanya berfokus pada pelayanan

    administrasi, tetapi juga pada upaya membangun budaya keselamatan melalui

    edukasi, pemanfaatan data, dan kolaborasi lintas sektor," ujar Awaluddin.

    Ia menambahkan, meskipun pelayanan santunan terus ditingkatkan melalui

    transformasi digital dan integrasi lintas instansi, tantangan terbesar yang masih

    dihadapi adalah masih tingginya jumlah korban kecelakaan lalu lintas yang sebagian

    besar dipicu oleh prilaku berisiko di jalan raya.


    "Di Jasa Raharja kami selalu mengatakan bahwa indikator keberhasilan kami bukan

    hanya seberapa cepat santunan diberikan, tetapi bagaimana jumlah korban

    kecelakaan dan fatalitas dapat terus ditekan. Santunan adalah bentuk kehadiran

    negara setelah kecelakaan terjadi, namun yang jauh lebih penting adalah

    memastikan masyarakat selamat sehingga tidak perlu menerima santunan," ujar

    Awaluddin.


    Ia menambahkan, berdasarkan berbagai evaluasi bersama para pemangku

    kepentingan, masih banyak kecelakaan yang terjadi akibat perilaku berisiko di jalan,salah satunya pelanggaran melawan arus. Perilaku tersebut tidak hanya

    membahayakan pelaku, tetapi juga mengancam keselamatan pengguna jalan

    lainnya dan kerap menimbulkan korban dengan tingkat fatalitas yang tinggi.

    Senada dengan hal tersebut, Kepala Korps Lalu Lintas Polri Inspektur Jenderal Polisi

    Wibowo, S.I.K., M.Hum. menegaskan bahwa pertemuan tersebut menjadi

    momentum untuk semakin memperkuat sinergi yang selama ini telah terjalin erat

    antara Korlantas Polri dan Jasa Raharja.


    "Tentunya kegiatan ini selain sebuah ajang tali silaturahmi yang sudah terjalin

    selama ini, juga tentunya ingin kembali kita bersinergi, berkolaborasi, terkait dengan

    beberapa singgungan tugas yang cukup erat antara Korlantas Polri dengan Jasa

    Raharja. Terutama di bidang pelayanan kesamsatan, juga terkait dengan bidang

    penanganan kecelakaan lalu lintas," ujar Wibowo.


    Menurutnya, kolaborasi kedua institusi tidak hanya berfokus pada peningkatan

    kualitas pelayanan administrasi kendaraan bermotor melalui Samsat, tetapi juga

    diarahkan untuk menekan angka kecelakaan dan fatalitas korban di jalan raya. Salah

    satu bentuk sinergi tersebut diwujudkan melalui kemudahan pembayaran pajak

    kendaraan bermotor yang tetap mengedepankan kepastian hukum sekaligus mendorong meningkatnya kepatuhan masyarakat.


    Wibowo menambahkan, transformasi digital harus memberikan manfaat nyata bagi

    masyarakat melalui pelayanan yang semakin cepat, mudah, dan terintegrasi.

    "Pemanfaatan transformasi digital ini bukan hanya sekadar memindahkan pelayanan

    dari loket ke sebuah aplikasi, tetapi harus betul-betul dapat mempercepat

    penanganan pelayanan kepada masyarakat," katanya.


    Lebih lanjut, Wibowo menekankan bahwa upaya pencegahan harus menjadi prioritas

    mengingat meningkatnya jumlah penduduk dan mobilitas masyarakat yang

    berimplikasi pada semakin tingginya penggunaan moda transportasi. Kondisi

    tersebut memerlukan langkah kolaboratif seluruh pemangku kepentingan untuk

    mengantisipasi potensi gangguan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan

    kelancaran lalu lintas.


    "Bagi kami, kecelakaan lalu lintas bukan sebuah takdir. Ini adalah hal yang

    sebetulnya bisa kita cegah dengan mengubah tata cara mengemudi dan

    membangun etika berlalu lintas. Ini adalah langkah yang harus kita benahi

    bersama-sama," pungkasnya.


    Pernyataan tersebut sejalan dengan komitmen Jasa Raharja untuk terus

    memperkuat kolaborasi bersama Korlantas Polri dan seluruh pemangku kepentingan

    dalam membangun ekosistem keselamatan jalan yang berkelanjutan. Melalui sinergi

    yang semakin erat, kedua institusi berharap keselamatan berlalu lintas dapat

    menjadi budaya masyarakat Indonesia, sehingga jumlah korban kecelakaan dan

    tingkat fatalitas di jalan raya dapat terus ditekan.


    Awaluddin menegaskan bahwa Jasa Raharja akan terus memperkuat kolaborasi

    dengan Korlantas Polri melalui berbagai program keselamatan, mulai dari pemetaan

    daerah rawan kecelakaan, edukasi kepada masyarakat, optimalisasi Forum

    Komunikasi Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FKLL), hingga pemanfaatan teknologi

    dan data sebagai dasar penyusunan kebijakan keselamatan yang lebih efektif.

    Selain aspek keselamatan, kedua institusi juga berkomitmen untuk terus

    meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui transformasi digital, termasuk

    penguatan pelayanan di Samsat agar semakin mudah, cepat, transparan, dan

    memberikan kepastian bagi masyarakat.


    Melalui sinergi yang semakin erat, Jasa Raharja dan Korlantas Polri berharap dapat

    membangun ekosistem keselamatan jalan yang berkelanjutan, sehingga

    keselamatan berlalu lintas tidak lagi dipandang sebagai kewajiban semata,

    melainkan menjadi budaya yang tumbuh dari kesadaran seluruh masyarakat

    Indonesia.


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini