• Jelajahi

    Copyright © Warta Aceh Nasional
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Techonlogy

    Muhammad Awaluddin: Ekosistem Terintegrasi Kunci Jasa Raharja Hadirkan Pelayanan Maksimal Kepada masyarakat

    WARTA ACEH NASIONAL
    Minggu, 09 Agustus 2026, Minggu, Agustus 09, 2026 WIB Last Updated 2026-08-09T02:51:24Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     




    YOGYAKARTA – Di tengah transformasi digital industri asuransi, pemanfaatan data

    dan kolaborasi lintas institusi menjadi fondasi penting dalam membangun sistem

    perlindungan publik yang lebih responsif, efisien, dan berkelanjutan. Pandangan

    tersebut disampaikan Direktur Utama PT Jasa Raharja (Persero), Muhammad

    Awaluddin, saat menjadi salah satu pembicara utama dalam The Forum 2026 yangdiselenggarakan Asosiasi Ahli Manajemen Asuransi Indonesia (AAMAI) di

    Yogyakarta, Kamis (6/8/2026).



    Dalam forum bertema The Role of Insurance Ecosystems: Connecting with

    Customers in New Ways itu, ia memaparkan bagaimana Jasa Raharja membangun ekosistem perlindungan yang terintegrasi. Inosiatif itu menjadi model layanan yang menempatkan masyarakat sebagai pusat dari setiap proses perbaikan (center of improvement).



    Pada sesi panel Embedded Insurance & Ecosystem Partnerships: From Product to

    Experience, Awaluddin menjelaskan bahwa perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas merupakan wujud nyata kehadiran negara. Sehingga harus mampu memberikan akses layanan kesehatan dan penanganan secara cepat, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.



    “Customer harus menjadi center of improvement. Setiap integrasi sistem, setiap

    inovasi digital, dan setiap penyederhanaan proses harus bermuara pada satu tujuan,

    yaitu menghadirkan pengalaman layanan yang lebih baik bagi masyarakat. Datamembantu kami memahami kebutuhan pelanggan secara lebih utuh, sehingga

    perbaikan layanan dapat dilakukan secara berkelanjutan,” paparnya.



    Ia menjelaskan bahwa transformasi layanan Jasa Raharja selama beberapa tahun

    terakhir dibangun di atas fondasi integrasi data secara real-time. Melalui kolaborasi

    dengan Korlantas Polri, pemerintah daerah, rumah sakit, dan berbagai institusi lainnya. Proses penjaminan biaya perawatan hingga pembayaran santunan pun dapat dilakukan secara lebih cepat, akurat, dan minim hambatan administratif.


    Menurut Awaluddin, data bukan lagi sekadar instrumen pendukung operasional,

    melainkan menjadi dasar utama dalam pengambilan keputusan, perbaikan proses,

    serta pengembangan layanan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

    “Konsep tersebut sejalan dengan arah transformasi industri perasuransian global

    yang semakin mengedepankan pendekatan berbasis ekosistem. Di mana perlindungan tidak lagi berdiri sebagai produk yang terpisah, tetapi menjadi bagian dari pengalaman layanan publik yang terintegrasi,” jelas Awaluddin.


    Dalam paparannya, ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas institusi

    sebagai fondasi pembangunan insurance ecosystem di Indonesia. Integrasi data,

    interoperabilitas sistem, serta penyelarasan proses bisnis antar-lembaga menjadi faktor kunci dalam menciptakan perlindungan yang cepat, tepat, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.



    Forum AAMAI 2026 mempertemukan regulator, pelaku industri, akademisi, dan

    berbagai pemangku kepentingan untuk membahas arah transformasi industri

    perasuransian Indonesia di era digital. Termasuk pengembangan embedded

    insurance, open insurance, pemanfaatan real-time data, dan peningkatan

    pengalaman pelanggan melalui kolaborasi ekosistem. Partisipasi Jasa Raharja dalam forum tersebut menjadi salah satu wujud komitmen perusahaan untuk terus memperkuat perlindungan dasar bagi masyarakat melalui inovasi layanan, transformasi digital, dan sinergi lintas institusi. Sehingga, kehadiran negara dapat dirasakan secara nyata oleh setiap korban kecelakaan lalu lintas di seluruh Indonesia.


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini