• Jelajahi

    Copyright © Warta Aceh Nasional
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Techonlogy

    PEMKAB ACEH JAYA KEMBANGKAN HORTIKULTURA SELUAS 397 HEKTARE, DORONG DIVERSIFIKASI DAN KESEJAHTERAAN PETANI

    WARTA ACEH NASIONAL
    Senin, 31 Agustus 2026, Senin, Agustus 31, 2026 WIB Last Updated 2026-08-30T20:24:39Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     



    ACEH JAYA – Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya melalui Dinas Pertanian tahun 2026 mengembangkan tanaman hortikultura di atas lahan seluas 397,7 hektare. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sektor pertanian dan meningkatkan pendapatan petani di daerah.


    Kepala Dinas Pertanian Aceh Jaya, Dailami mengatakan, pengembangan hortikultura tahun ini difokuskan pada 4 komoditas utama yaitu rambutan, durian, jeruk, dan mangga.


    “Rambutan seluas 135,9 hektare, durian 165,8 hektare, jeruk 48 hektare dan mangga 48 hektare. Total keseluruhan 397,7 hektare,” ujar Dailami di Aceh Jaya, Jumat (31/08/2026).



    Program ini terlaksana berkat dukungan pendanaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) 2026. Bantuan disalurkan dalam bentuk bibit sebanyak 39.770 batang yang telah didistribusikan ke seluruh kecamatan. 


    Khusus untuk komoditas jeruk, pembagiannya diprioritaskan kepada petani di Kecamatan Darul Hikmah.


    Dailami menjelaskan, pengembangan komoditas hortikultura dilakukan secara berkelanjutan dengan mempertimbangkan potensi lahan, kemampuan petani, serta dukungan terhadap pengelolaan hasil produksi.


    “Program ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan pendapatan petani. Kami berharap bantuan ini benar-benar dimanfaatkan dengan baik oleh penerima, sehingga tidak hanya menambah luas tanam tetapi juga mendorong peningkatan produksi,” jelasnya.


    Ia menegaskan, pengembangan hortikultura merupakan bagian dari strategi diversifikasi komoditas pertanian Aceh Jaya yang memiliki nilai ekonomi tinggi. 


    “Harapan kita, program ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat dan dikembangkan secara berkelanjutan sehingga memberikan dampak terhadap peningkatan produksi serta perekonomian petani,” demikian Dailami.




     

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini