ACEH JAYA – Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya melalui Dinas Pertanian tahun 2026 mengembangkan tanaman hortikultura di atas lahan seluas 397,7 hektare. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sektor pertanian dan meningkatkan pendapatan petani di daerah.
Kepala Dinas Pertanian Aceh Jaya, Dailami mengatakan, pengembangan hortikultura tahun ini difokuskan pada 4 komoditas utama yaitu rambutan, durian, jeruk, dan mangga.
“Rambutan seluas 135,9 hektare, durian 165,8 hektare, jeruk 48 hektare dan mangga 48 hektare. Total keseluruhan 397,7 hektare,” ujar Dailami di Aceh Jaya, Jumat (31/08/2026).
Khusus untuk komoditas jeruk, pembagiannya diprioritaskan kepada petani di Kecamatan Darul Hikmah.
Dailami menjelaskan, pengembangan komoditas hortikultura dilakukan secara berkelanjutan dengan mempertimbangkan potensi lahan, kemampuan petani, serta dukungan terhadap pengelolaan hasil produksi.
“Program ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan pendapatan petani. Kami berharap bantuan ini benar-benar dimanfaatkan dengan baik oleh penerima, sehingga tidak hanya menambah luas tanam tetapi juga mendorong peningkatan produksi,” jelasnya.
Ia menegaskan, pengembangan hortikultura merupakan bagian dari strategi diversifikasi komoditas pertanian Aceh Jaya yang memiliki nilai ekonomi tinggi.
“Harapan kita, program ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat dan dikembangkan secara berkelanjutan sehingga memberikan dampak terhadap peningkatan produksi serta perekonomian petani,” demikian Dailami.


