• Jelajahi

    Copyright © Warta Aceh Nasional
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Techonlogy

    BPJN Aceh Perkuat Evaluasi dan Koordinasi Pelaksanaan Program melalui Rapat Kerja

    WARTA ACEH NASIONAL
    Jumat, 11 September 2026, Jumat, September 11, 2026 WIB Last Updated 2026-09-11T12:41:09Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini



    Banda Aceh – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh melaksanakan Rapat Kerja (Raker) Balai Tahun Anggaran 2026 sebagai forum evaluasi pelaksanaan program, penguatan koordinasi, serta pematangan perencanaan program Tahun Anggaran 2027.
    Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 10–11 September 2026, di Aula Lantai I BPJN Aceh tersebut diikuti oleh jajaran pimpinan, unsur satuan kerja, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), pejabat fungsional, serta unsur pendukung di lingkungan BPJN Aceh. Raker dilaksanakan dalam rangka evaluasi dan percepatan pelaksanaan program TA 2026 serta rencana program TA 2027.


    Dalam rangkaian kegiatan tersebut, seluruh satuan kerja di lingkungan BPJN Aceh memaparkan perkembangan pelaksanaan tugas dan program di wilayah kerja masing-masing. Materi yang dibahas meliputi informasi umum, progres pelaksanaan TA 2026, program TA 2027, penyelenggaraan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah, serta progres penanganan bencana TA 2026.


    Setiap paparan selanjutnya menjadi bahan diskusi bersama untuk mengevaluasi perkembangan pelaksanaan program, mengidentifikasi berbagai isu dan kendala di lapangan, serta membahas langkah tindak lanjut yang diperlukan. Forum tersebut juga menjadi sarana untuk menyamakan pemahaman antarjajaran sehingga setiap permasalahan dapat ditangani secara terkoordinasi dan berjenjang.


    Dalam arahannya, Plt. Kepala BPJN Aceh, Zulkarnaini, menyampaikan bahwa besarnya amanah program yang ditangani BPJN Aceh juga diiringi dengan berbagai tantangan dalam pelaksanaannya. Banyaknya paket pekerjaan dan kondisi di lapangan yang beragam membutuhkan koordinasi yang kuat serta kemampuan seluruh jajaran untuk merespons setiap kendala secara tepat.


    Oleh karena itu, Raker menjadi momentum bagi seluruh jajaran untuk bersama-sama mencari solusi, melakukan konsultasi, serta memanfaatkan pengalaman para senior dalam menghadapi berbagai persoalan yang muncul selama pelaksanaan program.
    “Raker ini kita manfaatkan untuk berdiskusi, menyatukan pemahaman, serta mencari solusi atas kendala-kendala yang terjadi di lapangan,” ujar Zulkarnaini.


    Ia juga menekankan pentingnya koordinasi dan pelaksanaan tugas secara berjenjang, mulai dari PPK kepada Kepala Satuan Kerja hingga Kepala Balai. Dengan pola komunikasi tersebut, setiap perkembangan maupun permasalahan dapat disampaikan secara jelas sehingga pemahaman seluruh jajaran tetap seragam.


    Kesamaan pemahaman tersebut dinilai penting dalam memastikan setiap pekerjaan dapat dipertanggungjawabkan dengan baik, termasuk dalam menghadapi proses pengawasan dan audit. Kesiapan tersebut juga menjadi bagian dari upaya BPJN Aceh dalam memastikan kondisi dan penanganan ruas-ruas jalan nasional dapat dijelaskan secara baik, baik terkait pemeliharaan, rehabilitasi maupun kewajiban lainnya.


    “Ruas-ruas jalan kita harus siap kita pertanggungjawabkan, baik pemeliharaan, rehabilitasi maupun kewajiban lainnya,” tegasnya.

    Selain mengevaluasi pelaksanaan program TA 2026, Raker juga menjadi forum untuk memperkuat perencanaan TA 2027. Berbagai masukan dari satuan kerja dan PPK dibahas sebagai bahan untuk mengantisipasi kebutuhan serta kendala yang mungkin dihadapi sejak tahap perencanaan.


    Penanganan bencana TA 2026 turut menjadi bagian dari pembahasan Raker. Evaluasi dilakukan terhadap progres penanganan di sejumlah lokasi terdampak serta langkah tindak lanjut yang diperlukan untuk menjaga konektivitas dan memastikan pelayanan infrastruktur jalan kepada masyarakat tetap berjalan.


    Pelaksanaan Raker juga mendukung penguatan akuntabilitas kinerja BPJN Aceh. Hasil evaluasi, pembahasan permasalahan, serta tindak lanjut yang dihasilkan dalam forum tersebut akan menjadi bahan dalam penyusunan laporan kinerja BPJN Aceh yang disampaikan kepada pemerintah pusat sebagai bentuk pertanggungjawaban atas pelaksanaan tugas dan program.


    Rangkaian kegiatan dilaksanakan melalui paparan dan diskusi dari unsur Subbagian Umum dan Tata Usaha, Seksi Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur Jalan, Seksi Preservasi, Seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan, serta Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I, Wilayah II, Wilayah III dan Satuan Kerja Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (P2JN).


    Melalui Raker ini, BPJN Aceh terus mendorong penguatan koordinasi, kesamaan pemahaman, serta penyelesaian berbagai kendala secara cepat dan terukur. Dengan kolaborasi seluruh jajaran dan perencanaan yang semakin matang, pelaksanaan program diharapkan dapat berjalan lebih optimal serta memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat Aceh.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini