
*BANDA ACEH –* Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh terus melaksanakan penanganan pascabencana pada sejumlah titik di wilayah kerja PPK 3.5, Ruas Batas Gayo Lues / Aceh Tenggara – Kota Kutacane.
Penanganan dilakukan melalui pekerjaan perbaikan dan penggantian jembatan, penanganan badan jalan yang tergerus banjir, pembangunan struktur pelindung tebing sungai, serta pekerjaan pendukung lainnya sesuai kebutuhan di lapangan.
Kepala BPJN Aceh melalui PPK 3.5 menyampaikan, hingga Oktober 2026 pekerjaan permanen terus berjalan. Berikut rincian progres penanganan sesuai dokumentasi lapangan.
1. Ruas Bts. Gayo Lues/A. Tenggara – Kota Kutacane, Sta. 07+200 s.d Sta. 07+600
Progres Penanganan: 52,84% Penanganan badan jalan tergerus sungai Lawe Alas. Lingkup pekerjaan meliputi pembangunan bronjong pelindung tebing, timbunan pilihan, dan perkerasan. Alat berat masih bekerja untuk normalisasi alur sungai.
2. Ruas Bts. Gayo Lues/A. Tenggara – Kota Kutacane, Sta. 18+500 s.d Sta. 18+900
Progres Penanganan: 96,96% . Hampir tuntas 100%. Pekerjaan penanganan tebing dan badan jalan selesai. Jalan sudah fungsional dengan perkerasan baru dan dinding penahan tebing di sisi sungai. Tahap finishing marka jalan.
3.Ruas Bts. Gayo Lues/A. Tenggara – Kota Kutacane, Sta. 18+900 s.d Sta. 18+975
Progres Penanganan: 95,28% Pekerjaan hampir selesai. Jalan melintasi permukiman warga yang sebelumnya terputus akibat banjir. Penanganan meliputi perbaikan badan jalan dan proteksi tebing dengan pasangan batu.
4. Ruas Bts. Gayo Lues/A. Tenggara – Kota Kutacane, Sta. 08+800 s.d Sta. 09+150
Progres Penanganan: 95,93% Progres 95,93%. Pekerjaan pemasangan geotextile dan retaining wall beton di tebing sungai selesai. Petugas melakukan quality control sebelum dibuka penuh untuk lalu lintas berat.
5. Jembatan Pantai Dona, Kec. Semadam, Aceh Tenggara
Progres Penanganan: 61,31% (Update Minggu, 18 Oktober 2026) Meliputi pembangunan jembatan baru dengan pemasangan jembatan B40 (jembatan rangka baja). Saat ini erection rangka baja dan pekerjaan abutment terus dikebut untuk menggantikan jembatan lama yang rusak.
6. Jembatan Lawe Penanggalan
Progres Penanganan: 39,71% Meliputi: Pembongkaran jembatan lama, pembangunan jembatan baru, serta proteksi tebing sungai. Pekerjaan meliputi pembongkaran sisa jembatan hanyut, pemasangan pondasi bore pile jembatan baru, dan pekerjaan bronjong pengaman tebing sungai di kedua sisi.
BPJN Aceh berkomitmen melanjutkan penanganan dengan memperhatikan kualitas pekerjaan dan aspek keselamatan infrastruktur untuk mendukung mobilitas masyarakat Aceh Tenggara.
"Enam titik ini adalah prioritas. Tiga titik di atas 95% akan kita tuntaskan minggu ini, sementara untuk Sta. 07+200 dan dua jembatan besar kita percepat. Target kita konektivitas Kutacane pulih total dan lebih tangguh," tutup Jaya PPK 3.5.

