Subulussalam – PT Jasa Raharja CabangMeulabohmelaksanakan kegiatan Rapat Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) bersama dengan SatlantasPolres Aceh Barat Daya.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Aceh Barat Daya, Iptu. Sutari Maladi, menyampaikan bahwa masihrendahnya tingkat kepatuhan pengendara terhadapperaturan lalu lintas di Aceh Barat Daya yang menyebabkan banyaknya kecelakaan dan KasatLantas menghimbau perlu adanya langkah-langkahpreventif guna menurunkan angka kecelakaan dan fatalitas korban kecelakaan yang terjadi denganmelakukan upaya awal seperti pemasangan spandukhimbauan tertib berlalu-lintas atau rambu semi permanen di titik rawan terjadinya kecelakaan sertasosialisasi ke sekolah.
Penanggung Jawab PT Jasa Raharja Aceh Barat Daya, Hendri Fahrizal, ST menjelaskan bahwa, Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) merupakanAgenda rutin ini dilaksanakan satu bulan sekalidengan materi paparan dan diskusi terkait isu-isu lalulintas maupun hal-hal terkait keselamatan yang perlumenjadi perhatian Stake holder terkait serta ini salah satu upaya yang dilakukan Jasa Raharja untukmenekan angka kecelakaan di Kabupaten Aceh Barat Daya. Jasa Raharja akan melaksanakan kegiatanPengobatan Gratis, Sosialisasi Pertolongan PertamaGawat Darurat (PPGD) dan Pembagian Flyer Himbauan Keselamatan Lalu Lintas.
Kepala Jasa Raharja Cabang Meulaboh, Ilham Suandi, menyampaikan bahwa Jasa Raharja tidakingin berhenti hanya sampai pada penyerahansantunan saja. Peningkatan keselamatan lalu lintasserta pencegahan kecelakaan juga menjadi concern, sehingga kami berharap melalui berbagai upaya yang telah dilaksanakan dapat tercipta generasi yang lebihsadar akan pentingnya keselamatan berlalu lintas, sehingga dapat mencegah terjadinya kecelakaan di jalan raya.
Ilham menambahkan bahwa upaya pencegahan kecelakaan tidak bisa dilaksanakan oleh satu instansi saja, melainkan harus melibatkan seluruh komponen secara komprehensif, sesuai dengan pendekatan 5 Pilar Keselamatan Lalu Lintas yang terintegrasi di Indonesia sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 1 Tahun 2022 Tentang Rencana Umum Nasional Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, sehingga Sinergi mutlak diperlukan karena penyebab kecelakaan sangat kompleks, mulai dari faktor manusia (perilaku), kondisi kendaraan, hingga infrastruktur jalan”, tutup Ilham.


