ACEH BESAR – Sebanyak 10 penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar rute Aceh-Jakarta, dibatalkan akibat dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.
Pembatalan penerbangan tersebut disebabkan oleh perpanjangan penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) akibat sebaran abu vulkanik (volcanic ash).
“Pembatalan ini tidak terlepas dari informasi perpanjangan kembali penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta akibat volcanic ash dengan estimasi pukul 23.59 WIB pada 7 September 2026,” kata General Manager Bandara Sultan Iskandar Muda, Rahmat Adil Indrawan, di Blang Bintang, Senin (07/09/2026).
Ia menjelaskan, penutupan sementara Bandara Soetta tersebut berdampak pada konektivitas penerbangan dari dan menuju Bandara Sultan Iskandar Muda sejak Minggu (06/09/2026).
Adapun 10 penerbangan yang dibatalkan tersebut masing-masing adalah:
ID-6899 BTJ-CGK
GA-140 CGK-BTJ
GA-141 BTJ-CGK
GA-146 CGK-BTJ
GA-147 BTJ-CGK
IP-342 CGK-BTJ
IP-343 BTJ-CGK
IU-994 CGK-BTJ
IU-995 BTJ-CGK
ID-6898 CGK-BTJ
Manajemen Bandara Sultan Iskandar Muda terus berkoordinasi dengan maskapai dan seluruh pemangku kepentingan terkait untuk memantau perkembangan kondisi ruang udara serta memastikan penanganan terhadap penumpang terdampak berjalan sesuai prosedur.
Penyesuaian operasional penerbangan akan dilakukan secara dinamis mengikuti perkembangan kondisi ruang udara dan keputusan otoritas penerbangan.
Manajemen Bandara Sultan Iskandar Muda akan terus menyampaikan informasi terbaru apabila terdapat perubahan signifikan terhadap kondisi operasional penerbangan.
Pihaknya juga mengimbau kepada calon penumpang yang memiliki penerbangan dari dan menuju Jakarta untuk tidak datang ke bandara terlebih dahulu sebelum memperoleh kepastian status penerbangan dari maskapai, serta terus memantau informasi terbaru terkait jadwal penerbangan.
ACEH BESAR – Sebanyak 10 penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar rute Aceh-Jakarta, dibatalkan akibat dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.
Pembatalan penerbangan tersebut disebabkan oleh perpanjangan penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) akibat sebaran abu vulkanik (volcanic ash).
“Pembatalan ini tidak terlepas dari informasi perpanjangan kembali penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta akibat volcanic ash dengan estimasi pukul 23.59 WIB pada 7 September 2026,” kata General Manager Bandara Sultan Iskandar Muda, Rahmat Adil Indrawan, di Blang Bintang, Senin (07/09/2026).
Ia menjelaskan, penutupan sementara Bandara Soetta tersebut berdampak pada konektivitas penerbangan dari dan menuju Bandara Sultan Iskandar Muda sejak Minggu (06/09/2026).
Adapun 10 penerbangan yang dibatalkan tersebut masing-masing adalah:
ID-6899 BTJ-CGK
GA-140 CGK-BTJ
GA-141 BTJ-CGK
GA-146 CGK-BTJ
GA-147 BTJ-CGK
IP-342 CGK-BTJ
IP-343 BTJ-CGK
IU-994 CGK-BTJ
IU-995 BTJ-CGK
ID-6898 CGK-BTJ
Manajemen Bandara Sultan Iskandar Muda terus berkoordinasi dengan maskapai dan seluruh pemangku kepentingan terkait untuk memantau perkembangan kondisi ruang udara serta memastikan penanganan terhadap penumpang terdampak berjalan sesuai prosedur.
Penyesuaian operasional penerbangan akan dilakukan secara dinamis mengikuti perkembangan kondisi ruang udara dan keputusan otoritas penerbangan.
Manajemen Bandara Sultan Iskandar Muda akan terus menyampaikan informasi terbaru apabila terdapat perubahan signifikan terhadap kondisi operasional penerbangan.
Pihaknya juga mengimbau kepada calon penumpang yang memiliki penerbangan dari dan menuju Jakarta untuk tidak datang ke bandara terlebih dahulu sebelum memperoleh kepastian status penerbangan dari maskapai, serta terus memantau informasi terbaru terkait jadwal penerbangan.


